Makna Hidup dan manfaatnya bagi orang lain


Pada saat kita mendengar satu kata, otak akan langsung memproses kata tersebut. Hasil proses tersebut akan menjadi pikiran, emosi ataupun perilaku kita. Perilaku merupakan sesuatu yang dapat terlihat oleh orang lain sedangkan pikiran dan perasaan merupakan sesuatu yang tidak dapat terlihat oleh orang lain. Namun, yang menjadi menarik adalah bagaimana proses dari mendengar satu "kata" dapat menjadi 3 kondisi yang berlainan, seperti pikiran, emosi dan perilaku. Lebih menarik lagi adalah apabila ada 2 orang mendengar kata yang sama, maka akan ada 2 hasil yang berbeda. Apa yang menyebebabkan hal tersebut dapat terjadi?

Hal tersebut dapat terjadi karena ada "MAKNA" yang terkadung dalam setiap kata yang didengar seseorang. Satu kata dapat memiliki makna tertentu karena ada unsur "MATTERING" dan "MAKING SENSE" dalam diri seseorang. Loh, bagaimana bisa? Ya bisa karena setiap hal memiliki "makna" tersendiri yang berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Dalam Makna (Meaning) terkandung "mattering" dan "making sense" dari kata tersebut. Pada saat kita dapat memahami mattering dan making sense dari satu kata, maka kita akan dapat memahami apa yang menyebabkan kita, maupun orang lain akan berprilaku tertentu.

Contoh :

Kata "Ternilai" dari kalimat "Hubungan saya dengan orang tua merupakan sesuatu yang tak ternilai" merupakan bentuk dari ekspresi emosi yang ada dalam diri. Sehingga, bagi saya, kata ternilai, bukan hanya dianggap sebagai berapa harga atau nilai secara materi, namun ternyata kata ternilai memiliki makna hubungan emosi saya dengan orang tua. Namun, kata yang sama dari kalimat yang sama dapat menjadi berbeda oleh orang lain karena kata tersebut dianggap sebagai transaksi. Mengapa jadi transaksi? Menjadi transaksi karena ada pengalaman (making sense) dalam diri orang lain dalam menjalin relasi.

Demikian pula dengan penetapan tujuan hidup. Setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidupnya, termasuk Anda kan. Misalnya, memiliki keinginan untuk menjadi orang sukses, bahagia, keluarga harmonis dan masih banyak keinginan yang lainnya. Pada saat kita menetapkan tujuan, sebaiknya kita juga sudah memahami makna dan nilai yang terkandung dalam tujuan yang kita buat tersebut. Saat memahami makna dan nilai yang ada dalam tujuan, maka, tujuan hidup menjadi lebih jelas. Demikian pula saat semua lebih jelas, maka lebih besar kemungkinan keinginan tersebut dapat terwujud.


0 views

Morphosa

  • morphosa
  • LinkedIn Social Icon
  • c-facebook
  • Twitter Classic